Senin, 25 November 2013

ARTIKEL DAN SISTEMATIKA KERANGKA KARANGANNYA


Kerangka karangan adalah rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang akan ditulis, dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur. Kerangka karangan dibuat untuk mempermudah penulisan agar tetap terarah dan tidak keluar dari topik atau tema yang dituju. Pembuatan kerangka karangan ini sangat penting, terutama bagi penulis pemula, agar tulisan tidak kaku dan penulis tidak bingung dalam melanjutkan tulisannya.
Manfaat Kerangka Karangan
  1. Untuk menyusun karangan secara teratur.
  2. Mempermudah pembahasan tulisan.
  3. Menghindari isi tulisan keluar dari tujuan awal.
  4. Menghindari penggarapan sebuah topik sampai dua kali atau lebih.
  5. Memudahkan penulis mencari materi tambahan.
  6. Menjamin penulis bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
  7. Memudahkan penulis mencapai klimaks yang berbeda-beda.
Dengan adanya kerangka karangan, penulis bisa langsung menyusun tulisannya sesuai butir-butir bahasan yang ada dalam kerangka karangannya.
Kerangka karangan merupakan miniatur dari sebuah karangan. Dalam bentuk ini, karangan tersebut dapat diteliti, dianalisi, dan dipertimbangkan secara menyeluruh.
Syarat-syarat Kerangka Karangan yang Baik
  1. Pengungkapan maksudnya harus jelas.
  2. Tiap unit dalam kerangka karangan hanya mengandung satu gagasan.
  3. Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis.
  4. Harus menggunakan pasangan simbol yang konsisten.
Contoh kasus     :
Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota-kota besar, terutamanya yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai ataupun juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk, misalnya Jakarta.Kemacetan lalu lintas menjadi permasalahan sehari-hari di Jakarta, Balikpapan, Surabaya, Bandung, Medan dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Kemacetan dapat terjadi karena beberapa alasan:
  • Arus yang melewati jalan telah melampaui kapasitas jalan
  • Terjadi kecelakaan terjadi gangguan kelancaran karena masyarakat yang menonton kejadian kecelakaan atau karena kendaran yang terlibat kecelakaan belum disingkirkan dari jalur lalu lintas,
  • Terjadi banjir sehingga kendaraan memperlambat kendaraan
  • Ada perbaikan jalan,
  • Bagian jalan tertentu yang longsor,
  • Kemacetan lalu lintas yang disebabkan kepanikan seperti kalau terjadi isyarat sirene tsunami.
  • Karena adanya pemakai jalan yang tidak tahu aturan lalu lintas, spt : berjalan lambat di lajur kanan dsb.
  • Adanya parkir liar dari sebuah kegiatan.
  • Pasar tumpah yang secara tidak langsung memakan badan jalan sehingga pada akhirnya membuat sebuah antrian terhadap sejumlah kendaraan yang akan melewati area tersebut.

 

Kemacetan lalu lintas memberikan dampak negatif yang besar yang antara lain disebabkan
  • Kerugian waktu, karena kecepatan perjalanan yang rendah
  • Pemborosan energi, karena pada kecepatan rendah konsumsi bahan bakar lebih rendah,
  • Keausan kendaraan lebih tinggi, karena waktu yang lebih lama untuk jarak yang pendek, radiator tidak berfungsi dengan baik dan penggunaan rem yang lebih tinggi,
  • Meningkatkan polusi udara karena pada kecepatan rendah konsumsi energi lebih tinggi, dan mesin tidak beroperasi pada kondisi yang optimal,
  • Meningkatkan stress pengguna jalan,
  • Mengganggu kelancaran kendaraan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran dalam menjalankan tugasnya
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memecahkan permasalahan kemacetan lalu lintas yang harus dirumuskan dalam suatu rencana yang komprehensif yang biasanya meliputi langkah-langkah sebagai berikut:
Salah satu langkah yang penting dalam memecahkan kemacetan adalah dengan meningkatkan kapasitas jalan/parasarana seperti:
  1. Memperlebar jalan, menambah lajur lalu lintas sepanjang hal itu memungkinkan,
  2. Merubah sirkulasi lalu lintas menjadi jalan satu arah,
  3. Mengurangi konflik dipersimpangan melalui pembatasan arus tertentu, biasanya yang paling dominan membatasi arus belok kanan.
  4. Meningkatkan kapasitas persimpangan melalui lampu lalu lintas, persimpangan tidak sebidang/flyover,
  5. Mengembangkan inteligent transport sistem.
KERANGKA KARANGANNYA :
I.                      Penyebab kemacetan di Jakarta
II.                   Dampak negatif kemacetan
III.                 Pemecahan permasalahan kemacetan

Minggu, 10 November 2013

Kualitas Karya Tulis


Kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa aspek, yaitu :
a. Topik yang menarik
b. Mudah di pahami oleh pembaca

Kali ini penulis ingin membahasa tentang persoalan diatas, tentang Kualitas suatu karya tulis.

a. Topik yang menarik
Topik harus menarik, artinya mampu menimbulkan rasa keingintahuan pembaca, pembahasannya tidak terlalu luas juga tidak terlalu sempit untuk dikembangkan. Topik yang menarik dan unik pastinya tentu akan menarik orang untuk membaca. Topik yang menarik merupakan aspek yang penting dalam menulis karya ilmiah. Dan topik yang menarik dapat menunjukkan kualitas dalam karya ilmiah. Biasanya aspek ini sangat dipengaruhi oleh peristiwa-peristiwa yang sedang terjadi. Misalnya Apa yang sedang terjadi di akhir-akhir hari ini ? Siapakah yang mengalami peristiwa tersebut ? Dimanakah peristiwa tersebut terjadi ? Kapan peristiwa tersebut terjadi ? Mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi ? 5 pertanyaan tersebut sangat berpengaruh terhadap menarik atau tidaknya suatu topik. Jika jawaban dari 5 pertanyaan itu merupakan jawaban peristiwa yang tidak populer/unik, maka topik tersebut besar kemungkinan tidak menarik. Aspek ini biasanya berhubungan kuat oleh judul yang dibuat dari sebuah topik.Oleh karena itu ketika kita hendak menulis suatu Karya ilmiah, hendaknya kita memikirkan topik yang menarik dan membuat orang tertarik dengan topik yang kita buat.


b. Mudah dipahami oleh pembaca

Aspek ini merupakan aspek lanjutan dari sebelumnya, dimana saat pembaca melihat judul yang menarik. Namun saat membaca membuat mengantuk atau bosan, tidak mustahil sang pembaca langsung menutup laman tersebut. Tipsnya adalah :
   - Jangan memberi terlalu banyak teks yang di tampilkan.
   - Gunakan kombinasi gambar dan warna.
   - Gunakan bahasa yang familiar di telinga masyarakat atau berikan penjelasan setelahnya.
Aspek ini sangat menentukan kualitas karya tulis yang ingin kita buat. Sehingga pembaca dapat merasa nyaman pada saat membacanya dan dapat dengan cepat memahami maksud karya tulis tersebut.

Sumber :
http://rahmanarruworlds.blogspot.com/2013/04/kualitas-karya-tulis-ditentukan-oleh.html

TULISAN KARYA TULIS ILMIAH POPULER


Globalisasi Dan Budaya

            Globalisasi yang sudah mulai terasa sejak akhir abad ke-20, telah membuat masyarakat dunia, termasuk bangsa Indonesia harus bersiap-siap menerima kenyataan masuknya pengaruh luar terhadap seluruh aspek kehidupan bangsa. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah kebudayaan.
             Terkait dengan kebudayaan, kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat terhadap berbagai hal. Atau kebudayaan juga dapat didefinisikan sebagai wujudnya, yang mencakup gagasan atau ide, kelakuan dan hasil kelakuan, dimana hal-hal tersebut terwujud dalam kesenian tradisional kita. Oleh karena itu nilai-nilai berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan atau psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran.
             Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan bagian sistem dari kebudayaan bangsa Indonesia. Aspek kebudayaan merupakan salah satu kekuatan bangsa yang memiliki kekayaan nilai yang beragam, termasuk keseniannya.Kesenian rakyat, salah satu bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia tidak luput dari pengaruh globalisasi.
             Globalisasi dalam kebudayaan dapat berkembang dengan cepat, hal ini tentunya dipengaruhi oleh adanya kecepatan dan kemudahan dalam memperoleh akses komunikasi dan berita namun hal ini justru menjadi bumerang tersendiri dan menjadi suatu masalah yang paling krusial atau penting dalam globalisasi, yaitu kenyataan bahwa perkembangan ilmu pengertahuan dikuasai oleh negara-negara maju, bukan negara-negara berkembang seperti Indonesia. Mereka yang memiliki dan mampu menggerakkan komunikasi internasional justru negara-negara maju.
             Akibatnya, negara-negara berkembang, seperti Indonesia selalu khawatir akan tertinggal dalam arus globalisai dalam berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, termasuk kesenian kita. Wacana globalisasi sebagai sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar.
            Komunikasi dan transportasi internasional telah menghilangkan batas-batas budaya setiap bangsa.Kebudayaan setiap bangsa cenderung mengarah kepada globalisasi dan menjadi peradaban dunia sehingga melibatkan manusia secara menyeluruh. Dalam proses alami ini, setiap bangsa akan berusaha menyesuaikan budaya mereka dengan perkembangan baru sehingga mereka dapat melanjutkan kehidupan dan menghindari kehancuran. Dalam proses ini, negara-negara harus memperkokoh dimensi budaya mereka dan memelihara struktur nilai-nilainya agar tidak dieliminasi oleh budaya asing.

Contoh di atas merupakan salah satu dari tulisan ilmiah populer mengenai globalisasi dan budaya. Isi artikel tersebut sangat mudah dipahami oleh masyarakat umum karena menggunakan bahasa sehari-hari bukan bahasa-bahasa ilmiah yang jarang diketahui oleh semua orang pada umumnya. Oleh karena itu kita sendiri dapat mengambil inti dari bacaan tersebut dengan mudah.

Sumber :

Minggu, 27 Oktober 2013

Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Contoh Penggunaan Bahasa Indonesia secara Baik dan Benar, serta Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi

Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan tata bahasa baku yang telah ditetapkan. Bahasa Indonesia yang benar diterapkan dalam bahasa tulis dan bahasa lisan yang sifanya resmi misalnya pada saat berpidato. Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama.

Misalnya kita berbelanja di pasar.
Contoh:
Harga ini berapa bang? (sambil menunjukkan barang yang ditanyakan)

Kalimat di atas merupakan Bahasa Indonesia yang baik, karena sesuai dengan situasi dan kondisi. Tetapi belum tentu benar. Tidak mungkin bahasa tersebut kita ganti dengan bahasa yang benar.

Contoh:
Berapa harga buku ini satu buah bang?
Harga satu buah buku ini adalah lima ribu rupiah.

Hal ini tidak efektif karena pasti akan membutuhkan waktu yang lama dalam hal tawar menawar tersebut.

Dari contoh diatas perbedaan antara bahasa yang baku dan non baku  dapat terlihat dari pengucapan dan dari tata cara penulisannya. Bahasa indonesia baik dan benar merupakan bahasa yang mudah dipahami,  bentuk bahasa baku yang sah agar secara luas masyarakat indonesia berkomunikasi menggunakan bahasa nasional. Jadi, bahasa Indonesia yang baik belum tentu benar. Bahasa Indonesia yang benar bisa dikatakan baik.

Fungsi Bahasa sebagai alat komunikasi


Bahasa merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami. Penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi, memiliki tujuan tertentu yaitu agar kita dipahami oleh orang lain. Jadi dalam hal ini respons pendengar atau lawan komunikan yang menjadi perhatian utama kita.

Bahasa sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan alat untuk merumuskan maksud kita. Dengan komunikasi, kita dapat menyampaikan semua yang kita rasakan, pikirkan, dan ketahui kepada orang lain, kita dapat mempelajari dan mewarisi semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita dan apa yang telah dicapai oleh orang-orang sejaman kita.

Sumber :
http://herwingoernia19.blogspot.com/2013/04/contoh-penggunaan-bahasa-indonesia.html

Senin, 14 Mei 2012

Perkembangan Industri Kota Tangerang




A.  Pendahuluan
Kota Tangerang merupakan salah satu kota yang sedang mengalami berkembangan, terutama dalam bidang industri, barang dan jasa, serta perumahan. Seperti yang telah kita ketahui bahwa Kota tangerang berbatasan langsung dengan ibukota Jakarta. Kota tangerang menjadi bagian dari pengembangan pembangunan sekaligus menjadi pintu gerbang masuk dan keluarnya barang dan jasa ke provinsi Banten. Letaknya yang cukup strategis memberkan keuntungan tersendiri bagi kota Tangerang. Ketersediaan sarana dan prasarana, serta cukup mudah berinvestasi membuat kota Tangerang memiliki prospek yang baik dan menjanjikan sebagai wilayah pengembangan dalam berbagai kegiatan perekonomian. Hal demikian diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak dan berkelanjutan.

B.   Pembahasan
Tangerang merupakan kota industri yang memiliki perkembangan signifikan. pembangunan kota Tangerang yang diarahkan untuk mendorong terciptanya struktur ekonomi yang seimbang agar landasan perekonomian menjadi kuat dan berkembang menjadi lebih baik. Kemudahan akses terhadap prasarana dan sarana transportasi darat, laut, maupun udara memberikan keunggulan komparatif dan kompetitif bagi pelaku industri. Dengan kata lain, sektor industri memegang peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi kota Tangerang. berikut ini adalah data industri dengan investasi yang ada di kota Tangerang sejak Otonomi Daerah Tahun 2001 sampai tahun 2008.

Rekapitulasi Data Industri dan Investasi Kota Tangerang Sejak Otonomi Daerah Tahun 2001-2008
No
Thn
TDI
Jumlah Investasi
TK
IUI
Jumlah Investasi
TK
AI
Jumlah
Investasi
TK
Total
Investasi
TK
Jmlh Industri



(000)


(000)


(000)

(000)


1
2000
646
547,427,407
9.139
13
185,479,603
2.639
12
54,772,359
2.123
297,679,369
13.901
489
2
2001
45
5,150,591
485
6
3,956,247
234
10
134,481,582
2.221
143,588,420
2.94
61
3
2002
112
14,960,734
2.522
65
38,356,449
3.167
52
221,490,538
13.714
274,807,721
19.403
229
4
2003
81
9,369,084
1.065
53
32,183,640
2.069
61
455,952,926
15.038
497,505,650
18.172
195
5
2004
104
11,113,594
1.238
39
20,830,830
1.135
60
280,529,660
8.054
312,474,084
10.427
203
6
2005
59
6,066,793
581
25
13,648,198
806
53
758,007,026
17.217
777,722,017
18.604
137
7
2006
36
4,087,874
496
29
15,468,826
650
56
321,943,707
4.661
341,500,407
5.807
121
8
2007
47
4,921,094
350
47
30,390,264
1.688
63
373,813,862
8.276
409,125,220
10.314
157
9
2008
7
1,085,640
67
8
4,513,734
239
12
134,921,807
2.229
140,521,181
2.535
27
JUMLAH
1137
114,182,811
15.943
285
344,827,791
12.627
379
2,735,913,467
73.533
3,194,924,069
102.103
1.619

Selain itu, ada beberapa masalah terutama berkaitan dengan  kegiatan industri yang menimbulkan dampak lingkungan yang cukup memprihatinkan. Tetapi memang industrialisasi merupakan kegiatan yang paling cepat dalam meningkatkan perekonomian kota Tangerang, selain tingkat produktivitas dan efisiensi tinggi, juga mampu menyerap tenaga kerja yang jauh lebih banyak. Dalam kegiatan produksi pasti akan menyisakan produk atau limbah industri. Oleh karena itu, pelaku industri harus mengelola limbah tersebut agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Limbah-limbah industry sangat membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat di sekitar kota Tangerang. Kota Tangerang memiliki banyak kawasan industri, salah satunya industri tekstil. Industry tekstil menyisakan limbah bermacam-macam warna dan juga baunya yang tidak enak, dengan mudahnya masuk ke perairan saluran air atau sungai. perairan yang sudah terkontaminasi oleh limbah sangat rentan dari berbagai macam penyakit, seperti penyakit kulit, diare, dan sebagainya. Terlebih jika limbah memasuki area persawahan, maka akan berakibat pada kesuburan dan kualitas tanaman padi yang buruk. Selain itu, limbah industry juga dapat berpotensi mencemari atmosfer disekitarnya. Udara di kota Tangerang sudah bercampur dengan polusi industri. Hal ini tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat kota Tangerang. Industrialisasi memang merupakan bagain penting dari pembangunan kota Tangerang, tetapi dimanapun aktivitas pembangunan dilakukan pasti akan selalu ada dampak dan resiko yang akan dihadapi. Pemerintah Kota Tangerang harus harus lebih tanggap dan berpikir kritis dalam menangani permasalahan seperti ini agar kota Tangerang menjadi kota yang asri.


C.  Kesimpulan
Dalam hal ini, yang jadi masalah bukan membangun atau tidak membangun industri. Tetapi bagaimana caranya membangun industry dan sekaligus meningkatkan mutu lingkungan dan kehidupan masyarakat. Kegiatan industri tidak hanya mengeksploitasi lingkungan, tetapi harus merawat dan melestarikannya. Agar pandangan dilematis terhadap pencemaran lingkungan dapat diredam. Jika tidak seperti itu, pembangunan dalam arti kata sebenarnya tidak akan pernah terwujud. Tidak akan ada artinya jika hidup mewah dan pendapatan masyarakat tinggi berlumuran sampah, limbah, dan pulutan. Tidak ada tujuan lain selain melakukan kegiatan pembangunan industri yang berwawasan lingkungan.

D.  Daftar Pustaka