Senin, 12 Mei 2014

PUNCTUATION AND QUOTATION MARK

NAMA                                   : GILANG PRAYOGO
NPM                                      : 23211061
KELAS                                  : 3 EB 27

·         PUNCTUATING: QUOTATION MARKS

1.       “Where are you going?” asked the rabbit.
2.       “I,” announced the dog loudly, “am going to hunts rabbits.”
3.       “That’s very nice,” the rabbit said quietly. “Where will you find them?”
4.       The dog replied knowingly, “There are dozens of them near the brook.”
5.       “Well,” the rabbit mumbled, “good luck in your hunting.”
6.       “Just a minute!” shouted the dog. “You look like you know something about rabbits.”
7.       “Yes, I do,” the rabbit said in a soft voice.
8.       “Tell me what you know!” the dog roared.

9.       “I know enough,” whispered the rabbit as she hopped off into the bushes, “to recognize a good escape when I see one.”

Jumat, 11 April 2014

Accounting Manager Job (Accountant Job) (Consumer Goods) East Jakarta, Indonesia
Country         :
Indonesia
Function        :
Accounting & Finance
Industry         :
Consumer Goods / FMCG
Position type:
Permanent
Salary             :
Rp. 12.000.000 - Rp. 20.000.000
Created          :
02 April 2014
                                                       
Monroe Consulting Group is recruiting on behalf of a leading multinational garment manufacturing company in Indonesia.

Key job responsibilities will include:
  • Reporting to Finance Controller
  • Plans, organizes, and administers the operations of an accounting department
  • Responsible for developing and maintaining accounting principles, practices and procedures to ensure accurate and timely financial statements 
  • The Accounting Manager is directly responsible for management and control of the following critical functions of the Accounting Department:
    • Financial Report
    • Account Receivable
    • Account Payable
    • Tax Compliance
    • Cash Flow Management
    • Cost Analysis
    • Actual, Forecast, Budget
Requirements:
  • Bachelor degree in Accounting 
  • No older than 33 years of age
  • Able to speak English 
  • Experience dealing with pressures and deadline 
  • Good personal and interpersonal skills 
  • Willing to work in Cakung, East Jakarta
All applications will be treated in the strictest of confidence. 

Source : http://www.monroeconsulting.com/job/Indonesia/Accounting-Manager-Job-Accountant-Job-Consumer-Goods-East-Jakarta-Indonesia/9891



Jakarta , April 7rd 2014

Human Resources Department
Monroe Consulting Group
Cakung , East Jakarta
DKI Jakarta
Indonesia

Dear Sir/Madam,

I am writing to express my interest in Accounting Manager position in your company, as response to your job vacancy advertised in http://www.monroeconsulting.com .

I graduated from Gunadarma University in December 2013. I have used a few couses in accounting and I certainly believe that I’m competent out to meet challenging task and might create a smart contribution out in your company . I would appreciate the opportunity to have an interview and discuss my qualification with you. I hope my skills would give contribution in achieving the company’s goal. I am looking forward to hearing from you in the near future. Thank you for your attention and consideration.
Enclosed in my resume, that indicated in a few detail my coaching and experience. I sincerely hope that my my qualifications are of interest out to you which an interview can be arranged at your convenience.
Thank you in exchange for consideration . I look forward out to hearing from you soon.

Sincerely yours,

         Gilang Prayogo, SE
Enclosures :
- Copy of Academic Transcript and Certificates
- Photo
- Copy of ID
- Curriculum Vitae

Senin, 06 Januari 2014

Kerugian Pertamina tahun ini ditaksir capai Rp 6,247 triliun


PT Pertamina sudah memprediksi bakal mengalami kerugian yang cukup besar di akhir 2014. Ini disebabkan diturunkannya besaran kenaikan harga jual gas elpiji 12 Kg yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp 3.959 per Kilogram (Kg) nett direvisi menjadi Rp 1.000 per Kg nett.
"Angka kerugian jika dalam kurs Rp 10.500 per dolar mencapai Rp 5,315 triliun. Jika dalam kurs kisaran Rp 12.250 per dolar, angka kerugian mencapai Rp 6,247 triliun," ujar Dirut Pertamina Karen Agustiawan dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta , Senin (6/1).
Karen menyebut, Pertamina harus menerima kerugian Rp 4.556 per Kg. Kerugian ini muncul lantaran Pertamina menjual gas Elpiji kemasan 12 Kg jauh di bawah harga keekonomian yang disandarkan harga CP Aramci sebagai patokan standar harga LPG dunia.
Selanjutnya Karen menerangkan, ini juga berdampak pada tidak terpenuhinya target pertumbuhan profit tahun ini. "Proyeksi pertumbuhan profit turun dari 13,17 persen menjadi 5,65 persen," ungkap dia.
Hal itu dibenarkan oleh Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya. Menurut dia, Pertamina telah menjalankan praktik jual rugi dalam bisnis Elpiji 12 Kg.
"Harga per kilonya seharusnya Rp 10.800. Tetapi kita menjual di bawah BEP (Break Event Point) sehingga kita menjual dengan kerugian," terang dia.
Analisis :
Kerugian ini jelas memberikan efek negatif bagi perekonomian indonesia di sektor perdagangan gas. hal ini tidak terlepas dari tingkat konsumsi yang rendah dari masyarakat menengah ke bawah. Seharusnya taraf hidup ekonomi masyarakat lebih ditingkatkan agar mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Sumber :

Penjualan kapal laut naik, ekspor November 2013 capai USD 15,9 M

Ekspor Indonesia pada November 2013 mencapai USD 15,93 miliar dan angka ini naik 1,45 persen secara month to month (MoM). Kenaikan nilai ekspor ini salah satunya didorong oleh ekspor kapal laut yang mencapai USD 24,9 juta selama November 2013. Angka ekspor kapal laut ini naik 82,6 persen atau USD 11,3 juta jika dibandingkan bulan sebelumnya.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan, selain ekspor kapal laut, pada November 2013 ekspor lemak dan minyak hewan/nabati mencapai USD 2,2 miliar, dan angka ini naik 41,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Bahan bakar mineral juga naik 14,7 persen yang angkanya mencapai USD 2,1 miliar.
"Selama Januari-November ekspor kapal laut meningkat USD 175 juta atau 23,6 persen (YoY). Produk alas kaki meningkat USD 305,9 juta atau naik 9,6 persen (YoY)," ucap Gita saat konferensi pers di kantornya,Jakarta, Jumat (3/1).
Ekspor buah-buahan Indonesia selama November juga mengalami peningkatan sebesar USD 10,5 juta dibandingkan bulan sebelumnya dengan total ekspor mencapai USD 53,8 juta. Selain itu, ekspor pupuk juga mengalami kenaikan sebesar USD 11 juta dengan total ekspor November mencapai USD 50,3 juta. Ekspor ampas atau sisa industri makanan juga naik USD 11,2 juta dibandingkan bulan sebelumnya dengan total selama November mencapai USD 80,9 juta.
Nilai ekspor non migas ke beberapa negara berkembang selama Januari-November 2013 juga mengalami kenaikan yang signifikan yaitu ke Myanmar dengan kenaikan mencapai USD 175,4 juta jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu disusul oleh negara Turki, Nigeria, Ukraina dan Ghana yang mengalami kenaikan antara USD 79 juta sampai dengan USD 175,2 juta.
"Ekspor non migas juga mengalami kenaikan signifikan yaitu ke Amerika Serikat USD 380,3 juta dan India naik USD 611,8 juta," tegasnya.

Analisis :
Melihat kemajuan ekspor perdagangan dalam negeri yang mengalami peningkatan, tentunya membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin maju. Diharapkan akan terus lebih meningkatkan kredibilitas dalam ekspor agar ekonomi Indonesia dapat bersaing dengan luar negeri.
Sumber :

Penerimaan Pajak 2013 Tak Capai Target

Penerimaan pajak tahun 2013 tak mencapai target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013. Berdasarkan data sementara, penerimaan sektor pajak mencapai Rp 919,8 triliun. Padahal target dalam APBN-P 2013 sebesar Rp 995,2 triliun.
Dengan begitu kekurangan penerimaan dari sektor pajak tahun lalu mencapai Rp 75,4 triliun. Direktur Jenderal Pajak (Dirjen) Pajak Fuad Rachmany beralasan ada pencatatan penerimaan yang belum terakumulasi lantaran keterlambatan penyetoran dan pencatatan.
"Di tanggal 31 Desember 2013 setelah jam 3 sore itu masih ada wajib pajak yang menyetor, terutama bendahara-bendahara daerah. Karena belanja negara itu di akhir tahun memang numpuk dan ada ribuan SPN yang masuk ke perbendaharaan. Itu tidak mungkin bisa selesai tanggal 31 meskipun dihitung sebagai penerimaan tanggal 31. Maka itu 3 Januari kita hitung-hitung lagi," ujar Fuad di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (6/1).
Dia berharap, setelah melakukan penghitungan kembali ada penambahan sekitar Rp 3,5 triliun dari angka sebelumnya. Angka tersebut khusus dari pajak yang berasal dari perhitungan bendahara daerah yang terlambat melaporkan.
"Kalau ada yang tanya itu dari mana, paling banyak memang dari bendahara daerah. Karena mereka saat-saat terakhir itu angkanya baru masuk semua," jelasnya.
Kendala teknis, seperti pencatatan yang terlambat, diakui selalu dihadapi Ditjen Pajak setiap tahun. "Kalau ada angka tanggal 30 Desember itu berarti hari sebelumnya atau dua hari sebelumnya. Kita akan terus perbaiki lah website kita," ucapnya.
analisis :
Sektor perdagangan harus lebih ditingkatkan, berikan stimulus yang dapat mendorong para investor untuk lebih meningkatkan investasinya. Kemudian, kualitas website harus lebih diperhatikan jika memang banyak wajib pajak yang menyetor melalui website. Dengan begitu, tentunya masalah-masalah kecil seperti ini tidak akan terulang kembali.
Sumber :

Bahan Pangan Dan Harga Minyak Hambat Gerak Ekonomi Tahun Ini

Wakil Presiden Boediono menanggapi kondisi perekonomian saat ini yang masih bergejolak. Boediono menyebut berbagai tantangan perekonomian Indonesia tahun ini mulai dari dampak tapering off, harga minyak, dunia, bahan pangan dan politik.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti melihat, pasokan bahan pangan dan harga minyak dunia menjadi penghambat gerak ekonomi tahun ini.
"Lebih ke persoalan pangan dan harga minyak, di mana minyak domestik dipengaruhi harga minyak dunia dan depresiasi nilai tukar Rupiah," ujarnya saat ditemui di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, Kamis (2/1).
Dia menambahkan, kenaikan harga minyak di saat tekanan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), akan mendorong lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini memicu disparitas harga antara BBM subsidi dan non subsidi semakin tinggi.
"Ini menyebabkan konsumsi BBM jadi sulit ditekan. Kalau disparitas harga makin lebar, bagaimana orang mau beralih ke BBM non subsidi," jelas dia.
Jika konsumsi BBM bersubsidi membengkak, anggaran subsidi minyak diyakini bakal melonjak. Harga minyak yang naik juga membuat APBN membengkak dan dampaknya ke defisit transaksi berjalan.
"Defisit tak bisa turun, maka stabilitas makro akan terganggu. Kalau persoalan tapering off sudah di-price-in, masalah politik cuma berpengaruh dalam jangka pendek," ucap dia.
Untuk faktor pangan akan lebih dipengaruhi gejolak harga bahan pokok. Salah satunya cabe rawit. "Di sektor pengadaan beras cukup berhasil. Namun, yang sangat berpengaruh di Indonesia itu pangan yang bersifat volatile. Karena subsidi pangan relatif kecil, sehingga pembebanan uang negara tidak terlalu besar," tutupnya.

Analisis :
Permasalahan ini harus segera ditangani agar laju inflasi tidak semakin bertambah. Kenaikan harga BBM tentunya akan memberikan dampak buruk bagi kalangan masyarakat tertentu. Harga BBM yang tinggi akan menyulitkan masyarakat menengah kebawah dalam memperolehnya, di tambah biaya hidup yang semakin meningkat akan memberikan efek kritis untuk kehidupan sehari-hari.
Sumber :






Biaya Hidup Mahal

Data Survei Biaya Hidup 2012 dilansir oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam penelitian itu, disebutkan Jakarta merupakan kota dengan biaya hidup tertinggi se-Indonesia, mencapai rerata Rp 7.500.726 per bulan untuk setiap rumah tangga.
Kepala BPS Suryamin mengatakan, rata-rata biaya hidup Jakarta itu didasarkan asumsi bahwa satu rumah tangga menanggung 4 anggota keluarga. "Sedangkan secara nasional, rata-rata biaya hidup di perkotaan sebesar Rp 5,6 juta," ujarnya.
Dari segi pembentuk biaya hidup, bahan makanan menyedot belanja rutin rumah tangga tertinggi, mencapai 35,04 persen. Disusul kemudian belanja non-makanan yang wujudnya bervariasi, sebesar 64,96 persen dari pengeluaran rutin masyarakat.
Berdasarkan sudut pandang tersebut, Jakarta menjadi kota yang membuat warganya tidak banyak mengeluarkan uang untuk makanan, namun lebih banyak buat kebutuhan non-makanan. Belanja non-makanan itu misalnya biaya perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar, yang pada 2012, menyumbang 25,37 persen belanja rutin bulanan rumah tangga.
Jika kembali pada 2012, saat itu Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta masih Rp 1,5 juta. Maka hitungan kasarnya adalah terjadi defisit atau kekurangan biaya kebutuhan hidup sekitar Rp 6 juta untuk rata-rata tiap pekerja.
Kenaikan biaya kebutuhan hidup yang konstan dan tanpa disertai peningkatan upah membuat buruh selalu berdemonstrasi. Tujuannya tak lain menuntut kenaikan upah demi tercapainya standar hidup laik.
Pasalnya, buruh memiliki posisi yang sangat strategis dalam perputaran produksi suatu komoditas. Tanpa buruh, proses produksi satu komoditas tidak akan dapat berjalan.
Namun demikian, posisi ini ternyata tidak dipandang oleh kelas pengusaha. Para pengusaha sering memberi upah buruh yang jumlahnya tidak dapat digunakan untuk memenuhi standar hidup laik.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan tahun ini, buruh masih akan mempermasalahkan soal UMP. Buruh semakin percaya diri setelah gugatan ke Gubernur DKI Jakarta terkait kenaikan UMP sebelumnya selalu dimenangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara.
Buruh, lanjutnya, menginginkan rezim upah buruh murah dihapuskan. "Isu upah menempatkan buruh sekarang percaya diri hanya dengan melakukan tekanan ke pemerintah dan usaha maka upah murah bisa ditinggalkan," ujarnya.
Saat ini, memang UMP Jakarta telah mengalami kenaikan. Pada 2013, UMP meningkat menjadi Rp 2,2 juta dan tahun ini akan menjadi Rp 2,4 juta.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Salsiah Alisjahbanamengakui biaya kebutuhan hidup yang meningkat, atau bahasa lainnya inflasi, kerap menjadi penyebab bertambahnya angka kemiskinan. Sepanjang Maret-September 2013, jumlah penduduk miskin meningkat sebanyak 480 ribu orang.
Pada periode itu terjadi sejumlah kenaikan harga yakni Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Jadi wajarkah buruh khususnya DKI Jakarta menuntut kenaikan gaji?
Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Indra mendukung langkah buruh meminta kenaikan upah. "Kesimpulan itu sesuatu yang rasional. Itu wajar kecuali upah buruh sudah laik sekarang masih rezim upah murah," tuturnya.
Apalagi, menurut Indra, penuntutan UMP buruh ini juga dilatarbelakangi akibat kenaikan harga BBM. Yang pada akhirnya menyebabkan membengkaknya biaya kebutuhan para buruh.
"Kenaikan BBM punya imbas nyata, 20-30 persen tereduksi harga barang transportasi naik. Jadi tentunya yang ke depan itu, minimal pertambahan nilai upah implikasi harusnya dicarikan dan ditutupi. Jumlahnya bisa dikompromikan," jelasnya.
Analisis :
Menurut pendapat saya, meningkatnya biaya hidup harus diselaraskan dengan upah tenaga kerjanya. Tetapi disisi lain, kinerja para buruh juga harus lebih ditingkatkan agar pengusaha bisa mengukur pantaskah hasil kinerja yang dihasilkan sebanding dengan upah yang diberikan.
Sumber :